Membangun aplikasi Android biasanya identik dengan aktivitas menulis kode: membuat layout, membuat database, menulis model, repository, ViewModel, sampai memperbaiki error satu per satu.
Namun dengan pendekatan vibe coding, proses tersebut mulai berubah.
Developer tidak lagi harus memulai dari ribuan baris kode. Fokus utamanya bergeser menjadi menentukan kebutuhan, menyusun spesifikasi teknis, memberikan konteks kepada AI, melakukan review terhadap hasil AI, kemudian mengarahkan AI untuk memperbaiki implementasinya.
Pada tutorial ini kita akan melihat bagaimana membuat sebuah aplikasi kasir/POS mobile Android menggunakan Kotlin dan Gemini AI yang terintegrasi di Android Studio.
1. Langkah pertama membuat project Android baru.
Pada Android Studio, buat project baru melalui:
New Project → Phone and large screens → Empty Activity

Gambar 1 — Membuat project Android menggunakan template Empty Activity.
Untuk project ini, gunakan:
Language: Kotlin
Platform: Android
UI: Jetpack Compose
Database: local database
Architecture: modern Android architecture
Target: smartphone Android
2. Buat file requirement.md
Ini adalah bagian paling penting dalam workflow.
Di dalam project, buat folder dan file:
docs/requirement.md

isi dari requirement.md ini merupakan prompt lengkap untuk membuat aplikasi kasir , file tersebut dapat di download : Disini
3. Masuk ke agent gemini android studio

Prompt yang digunakan dalam chat agent : buatkan plan dan eksekusi requirement sesuai dengan dokumentasi teknis / PRD @requirement.md
Kemudian tunggu hasil implementation plan yang dibuat oleh agent gemini, kemudian lakukan proses review implementation plan

Jika semuanya sudah sesuai klik konfirmasi proses eksekusi, lalu tunggu sampai dengan agent menyelesaikan semua task nya.
4. Uji coba running apps menggunakan emulator android

Dari workflow sederhana tersebut, kita bisa menghasilkan aplikasi kasir yang sudah bisa digunakan untuk mengelola produk, melakukan transaksi, menyimpan data, dan melihat laporan penjualan.
